Selamat datang di Leira Buah Tropis...Berkebun Bersama Ariel...GO GREEN INDONESIA!!!

Monday, 28 December 2015

Untung Dobel Kaki Ganda

Postingan ini adalah tulisan saya di Majalah TRUBUS 543, edisi bulan Februari 2015 yang membahas secara singkat tentang plus minus penambahan kaki atau batang tambahan yang disambungkan pada batang utama, yang pertama kali dipopulerkan oleh para pembibit durian di Alas Malang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, yang lebih populer dengan sebutan durian Bawor










Selamat dari kanker batang dan mempercantik penampilan

Semuanya berawal dari serangan penyakit batang pada durian, cendawan Phytophthora palmivora itu menyerang jaringan kulit hingga ke jaringan xylem pada pangkal batang tanaman. Serangan itu membuat daun-daun durian rontok sementara ranting mengering dari bagian ujungnya. Akhirnya tanaman anggota famili Bombacaceae itu pun mati.
Serangan penyakit mematikan itu membuat para pekebun durian di Thailand masygul. Mereka berupaya keras mengendalikan penyakit itu. Beragam cara mereka lakukan mulai dari sanitasi kebun, pemangkasan teratur, memperlebar jarak tanam, hingga muncul ide yang barang kali tak terbayangkan sebelumnya, menyambungkan batang tambahan pada batang utama sebelum tanaman terserang kanker batang.


Penyelamat

Batang tambahan itu sebagai cadangan jika batang utama mati terserang penyakit. Cara itu terbukti jitu. Batang tambahan itu mampu menyelamatkan tanaman durian dari kematian meski batang utamanya mati akibat serangan kanker batang. Tanaman tetap hidup dengan batang cadangan itu.
Penambahan batang itu lazimnya memodifikasi batang utama yang mulanya tunggal, diubah menjadi dua, tiga, empat, bahkan lebih dengan cara menambahkan batang dari tanaman lain. Dengan pola tertentu, batang tambahan itu akan tampak seperti kaki-kaki penyangga tanaman, sehingga sering disebut kaki banyak.
Untuk membuat tanaman berkaki banyak, mula-mula lekatkan batang tambahan pada batang utama dengan metode sambung sisip. Sambung sisip adalah cara menyambung dengan menempelkan jaringan kambium batang tambahan ke jaringan kambium batang utama. Caranya dengan mengikat erat batang tambahan dan batang utama menggunakan tali plastik dalam kurun waktu tertentu.
Penambahan batang selanjutnya atau yang ke-2 dapat dilakukan sekaligus pada sisi yang berlawanan dengan tinggi yang sama. Dapat juga dilakukan secara bertahap pada sisi dan ketinggian yang berbeda. Faktor ketrampilan dan estetika menjadi landasan utama saat penyambungan dilakukan. Selain dengan varietas yang sama, kaki tambahan dapat juga berasal dari tanaman sejenis yang berbeda varietasnya.
Model kombinasi itu yang paling banyak ditemui. Pada kasus berbeda species misalnya, pada tanaman mangga manalagi Mangifera indica dapat ditambahkan dengan mangga kuweni Mangifera odorata. Sama halnya pada sawo, kombinasi sawo kecik Manilkara kauki dengan sawo manila Manilkara zapota menjadi bukti teknik itu dapat dilakukan. 


Estetika

Faktor kompatibilitas atau kesesuaian antara batang tambahan dengan batang utama juga sangat mempengaruhi kualitas pertumbuhan tanaman secara keseluruhan. Jika kompatibilitasnya rendah, pertumbuhan tanaman akan terganggu. Biasanya akan terjadi pembengkakan jaringan di titik penyambungan, pertumbuhan kaki tambahan lebih kecil dan stagnan sementara batang utama tumbuh normal atau sebaliknya, kaki tambahan tumbuh cepat sementara batang utama justru tumbuh kerdil dan lambat.
Pemahaman dalam pemilihan varietas atau species kaki tambahan mutlak diperlukan jika konteksnya lebih ke pencegahan serangan hama dan penyakit, itu karena beberapa varietas atau species tahan terhadap serangan hama dan penyakit tertentu, sementara varietas atau species lainnya terbukti sangat rentan terhadap serangan hama penyakit itu.
Idealnya penambahan kaki tidak dilakukan pada fase bibit, tapi beberapa waktu setelah tanaman ditanam di lahan. Faktanya jika penambahan kaki dilakukan pada fase bibit, kaki-kaki tambahan tumbuh kecil sehingga pada saat tanaman berumur 5 tahun akan tampak seperti tripod kamera sehingga mengurangi nilai estetis, itu disebabkan adanya ruangan yang terbentuk antara leher akar dan titik penyambungan batang.
Selain itu penyambungan batang tambahan sebaiknya dilakukan setelah tanaman berumur lebih dari setahun di lahan. Fakta di lapangan menunjukkan dengan cara itu laju pertumbuhan dan vigor tanaman akan meningkat. Dengan cara itu pula, pola pertumbuhan batang tambahan dapat diatur sesuai dengan keinginan, demikian pula letak kaki tambahan dapat disesuaikan dengan kebutuhan sehingga pada akhirnya faktor estetika bisa selaras dengan upaya pencegahan serangan hama dan penyakit, sebagaimana asal-usul ditemukannya metode itu sebagai penyelamat durian di Thailand.
Pada perkembangannya, model penambahan batang tidak hanya dilakukan pada durian tapi meluas ke beragam jenis tanaman buah lainnya seperti lengkeng, mangga, avokad, nangka dan sawo. Model dan pola penyambungan pun juga mulai bervariasi, bukan hanya kaki tambahan disambungkan ke batang utama, tetapi dapat juga disambungkan ke kaki tambahan lainnya sehingga membentuk pola akar gantung seperti pada pohon beringan. Tentu saja dalam hal ini faktor estetika menjadi prioritas dibanding upaya pencegahan serangan hama dan penyakit pada batang utama.


Cepat tumbuh ?

Secara teori tanaman berbatang tunggal selalu mengandalkan pasokan air dan nutrisi dari dalam tanah melalui akar di batang utama saja. Sebatas dugaan, dengan menambahkan batang baru pada batang utama, maka daya serap air dan nutrisi tanaman dari dalam tanah menjadi lebih besar. Itu bersumber dari serapan akar dari beberapa batang tambahan yang disambungkan ke batang utama.
Maka wajar, penambahan kaki memunculkan anggapan bahwa teknik itu mampu meningkatkan kualitas pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Namun, hal itu baru terbukti saat tanaman dalam fase bibit. Bibit berkaki ganda tumbuh lebih cepat dan lebih vigor dibanding bibit berbatang tunggal. Sayangnya, pertumbuhan bibit berkaki ganda akan terhenti saat volume akar sudah memenuhi seluruh ruang yang ada di dalam polibag.
Untuk menyiasatinya segera pindahkan bibit itu ke tanah, maka pertumbuhan bibit kaki ganda akan lebih cepat dan maksimal hingga kurun waktu kurang dari 2 tahun. Selebihnya tanaman tumbuh normal seperti tanaman berbatang tunggal. Lalu apa kegunaan penambahan batang itu jika faktanya tanaman tumbuh nyaris sama dengan tanaman berbatang tunggal ?
Jika dibandingkan pada umur tertentu selepas 5 tahun pasca tanam, tanaman berkaki banyak juga tumbuh nyaris sama dengan tanaman berkaki tunggal, baik tinggi tanaman maupun bentuk kanopinya. Penambahan kaki pada tanaman lebih kepada upaya pencegahan penyakit kanker batang dan menambah nilai estetika tanaman itu sendiri. Kalau di lapangan tampak pertumbuhan tanaman berkaki ganda lebih cepat, itu hanya sampai tanaman berumur 2 tahun.









4 comments:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More